Desember 7, 2021

Tempat dan Tempat untuk Melihat di dan Sekitar Ubud, Bali

Kota Ubud memiliki beberapa tempat wisata dalam jarak berjalan kaki, dan Anda akan memerlukan beberapa bentuk transportasi untuk mencapai kuil-kuil di sekitarnya.

Opsi termudah adalah bergabung dengan tur, atau hanya menyewa taksi / bemo selama beberapa jam.

- Kebun Raya, Kutuh Kaja, Botanic Garden yang baru dibuka adalah cara yang luar biasa untuk menghabiskan beberapa jam berjalan-jalan dan menjelajahi lembah yang dipenuhinya. Yang terbaik adalah pergi di pagi hari dan menghindari panas sore.


- Hutan Monyet, ujung selatan Jl. Hutan Monyet; Hutan yang penuh dengan kera yang rakus, jadi jangan membawa makanan atau suntikan risiko rabies dan risiko rabies. Berjalan melalui untuk menemukan Pura Dalem Agung Padangtegal, sebuah Kuil Orang Mati.

- Museum Puri Lukisan (Museum Seni Rupa), Jl. Raya Ubud (lihat tanda dan seberangi jembatan untuk masuk). Tiga bangunan menampilkan seni tradisional dan modern Bali. Tampilannya apak dan pelabelan bahasa Inggris agak berbintik-bintik, tetapi beberapa karya, khususnya ukiran, sangat menakjubkan. Tiket masuk Rp20.000.

Semua candi berikut ini dikenai biaya Rp. 6000/3000 orang dewasa / anak-anak, dan dapat dihubungi dengan membawa bemo menuju Tampaksiring. Semua orang harus memakai selempang, tersedia di pintu masuk dengan harga Rp. 1000 donasi, dan celana panjang atau sarung (dari Rp. 5.000 dari pedagang asongan).


- Goa Gajah (Gua Gajah), 3 km sebelah timur dari Ubud. Tamasya kecil yang populer dari Ubud, pusatnya di sini adalah sebuah gua, yang pintu masuknya adalah mulut iblis yang berukir. Di dalamnya ada beberapa patung lingam dan yoni (lingga dan vagina) yang terpisah-pisah, serta patung Ganesha. Patung berdiri berjaga di sekitar kolam dekat pintu masuk dan jalan setapak kecil mengarah ke air terjun, sawah dan beberapa fragmen stupa Buddha.

- Gunung Kawi (Gunung Penyair), Tampaksiring, 18 km timur laut dari Ubud. Biaya masuk adalah Rp. 6000, sarung disewa secara gratis. Berasal dari abad ke-11, ini dianggap sebagai kompleks pemakaman Raja Anak Wungsu dan banyak istrinya. Mencapai dengan menaiki 371 anak tangga, lokasi di dasar lembah curam yang dilapisi dengan sawah menakjubkan. Kompleks yang lebih kecil di sisi selatan sungai dianggap untuk istri raja, sedangkan kompleks yang lebih besar dianggap untuk Raja sendiri dan mungkin para selirnya. Anda harus melepas sepatu Anda sebelum masuk ke kompleks pura tengah. Sekitar satu km ke hilir ada serambi makam lebih lanjut. Dalam perjalanan kembali, istirahat di Cafe Kawi, yang memiliki minuman dingin (Rp. 10.000 & lebih) dan angin segar (gratis).

- Tirta Empul, Tampaksiring, 20 km timur laut dari Ubud. Salah satu pura paling suci di Bali, dibangun di sekitar sumber air panas yang sekarang menggelembung di halaman tengah. Orang Bali sendiri datang ke sini untuk mandi dan menyucikan diri secara fisik dan spiritual, dan selama Galungan topeng-topeng barong suci dimandikan di sini. Kompleks ini berasal dari tahun 960, tetapi bangunan yang sekarang semuanya adalah rekonstruksi modern.



10 Tempat Wisata Baru di Bali 2019 (Desember 2021)