Oktober 31, 2020

Bagaimana mengatasi penyakit rumah sambil menjadi sukarelawan di luar negeri

Penyakit rumah didefinisikan sebagai kesusahan yang disebabkan oleh pemisahan dari lingkungan rumah tertentu.

Siswa yang bergabung dengan universitas dan perguruan tinggi atau mereka yang pergi ke luar negeri dipengaruhi oleh kerinduan. Ketika mereka dihadapkan pada lingkungan yang berbeda dan orang-orang baru, mereka kadang-kadang diatasi oleh kerinduan. Beberapa siswa tidak rindu kampung halaman, tetapi ada juga yang kewalahan dengan pengalaman baru tersebut.

Tanda-tanda utama dan gejala kerinduan adalah: Nostalgia, kesedihan, depresi, kecemasan, topofilia, gangguan penyesuaian, penarikan, kesedihan, claustrophobia, dan agoraphobia.


Kerinduan lebih dirasakan oleh orang-orang yang paling jauh dari rumah misalnya relawan internasional, pelajar internasional, pekerja internasional dan ekspatriat. Kerinduan bisa menyerang kapan saja, satu minggu menjadi relawan di luar negeri atau sebulan kemudian. Wajar bagi sukarelawan untuk menjadi rindu rumah karena mereka berada bermil-mil jauhnya dari rumah dan mereka tidak dapat kembali secepat yang mereka inginkan.

Berikut adalah beberapa solusi untuk kerinduan:

Tetap berhubungan


Tetap berhubungan dengan keluarga dan teman lama yang ada di rumah, adalah salah satu cara untuk menjaga kerinduan. Para sukarelawan dapat menggunakan yang berikut untuk tetap berhubungan: email, Skype, Facebook, Twitter, panggilan dan SMS. Sebagian besar sumber daya ini tersedia di banyak bagian dunia kecuali relawan di daerah terpencil. Kualitas sumber daya bervariasi tergantung pada lokasi sukarelawan misalnya kecepatan dan ketersediaan internet. Ketika merasa kesepian dan rindu rumah, sukarelawan dapat mencoba dan berkomunikasi dengan mereka yang kembali ke rumah. Berbicara dengan mereka akan mengangkat semangat para sukarelawan. Mencari tahu hal-hal yang terjadi di rumah akan membantu sukarelawan merasa terhubung dengan keluarga mereka. Meskipun berbicara dengan keluarga dan teman adalah hal yang baik, itu harus dilakukan seminimal mungkin karena terlalu banyak komunikasi dengan mereka akan membuat sukarelawan merasa lebih rindu. Tetap berhubungan harus dilakukan lebih sedikit dan lebih sedikit sampai relawan digunakan ke tempat baru.

Bawa sesuatu dari rumah

Membawa sesuatu dari rumah dapat membantu sukarelawan mengatasi kerinduan. Membawa barang-barang yang memiliki nilai sentimental dan dapat mengingatkan relawan di rumah. Relawan dapat membawa foto-foto yang dikembangkan, bantal dari rumah, parfum atau cologne dari orang yang dicintai, film favorit, musik, boneka binatang, dan buku kliping tua. Memiliki hal-hal yang akrab ini akan membuat tempat di mana sukarelawan tinggal lebih nyaman. Kenang-kenangan kecil ini mengingatkan para sukarelawan tentang rumah dan membuatnya bahagia.


Berteman

Mencari teman baru adalah cara yang bagus untuk mengatasi kerinduan. Ketika sukarelawan berada di luar negeri, ia harus berteman dengan penduduk setempat dan sukarelawan lainnya. Karena akan ada sukarelawan lain yang bekerja dengan mereka, mereka akan membantu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Sukarelawan lainnya akan membantu membentuk jaringan pendukung di mana mereka akan membantu memecahkan masalah umum. Relawan akan dapat berbicara tentang perasaannya tentang kehilangan rumah dan yang lain akan membantu mereka. Relawan lainnya akan menghibur relawan yang rindu kampung halaman. Bertemu orang-orang baru secara terus-menerus akan membuat sukarelawan pergi dari rumah dan membantu merangkul lingkungan baru. Bertemu orang-orang baru akan membantu menyesuaikan diri dengan budaya baru. Menghabiskan waktu dengan orang lain menyembuhkan kerinduan.

Tetap sibuk

Relawan paling merasa rindu ketika mereka menganggur. Ketika mereka merasa rindu rumah, relawan harus mencari kegiatan untuk membuat pikiran mereka tetap fokus. Relawan harus fokus pada pekerjaan relawan di luar negeri dan mencari cara untuk menjadi lebih produktif. Mereka bisa tetap pada jadwal yang membuat pikiran mereka sibuk. Ketika relawan tidak bekerja, mereka mencari minat dan hobi lain yang akan membuat mereka sibuk. Mereka harus berusaha mengikuti hobi mereka ketika mereka berada di luar negeri. Mereka harus mengambil kesempatan ini untuk memanfaatkan masa tinggal mereka dengan mengunjungi tempat-tempat baru dan mencari tahu pengalaman baru. Semakin sibuk relawan, semakin sedikit waktu ia akan merasa rindu rumah.

Ditulis dan disumbangkan oleh Zablon
www.volunteercapitalcentre.org



Pengobatan Penyakit Saraf Wajah Bell's Palsy - NET12 (Oktober 2020)